• Battle: Los Angeles (2011)

    Ini dia film yang paling di tunggu-tunggu, khususnya bagi pecinta film fiksi ilmiah (Sci-fi). Film produksi Columbia Pictures ini menceritakan tentang sebuah Invasi Pertempuran Dunia di Los Angeles tahun 2011, sebuah penampakan menakutkan ketika Bumi diserang oleh pasukan tidak dikenal. Los Angeles menjadi pertahanan terakhir bagi umat manusia dalam per[...]

  • Sucker Punch (2011)

    Warner Bros sudah merilis film terbarunya berjudul Sucker Punch, Film ini merupakan salah satu film yang paling ditunggu-tunggu di tahun 2011, Sucker Punch (2011) mengambil masa di tahun 1950-an dimana seorang gadis bernama Babydoll (Browning) yang mengalami gangguan mental dan dikurung dalam rumah sakit jiwa oleh ayah tirinya yang kejam. Sel[...]

  • Justin Bieber: Never Say Never (2011)

    Ini dia film yang ditunggu-tunggu para penggemarnya Justin Bieber. Film Never Say Never adalah film pertama Justin Bieber, yang dirilis pada 11 Februari 2011 kemarin. Sayangnya sampai dengan tulisan ini saya terbitkan di blog ini belum ada Filmnya yang berkualitas bagus, yang baru saya dapatkan hanya kualitas TS(Cam yang di edit). Semua orang pa[...]

  • Drive Angry 3D (2011)

    Summit Entertainment sudah Meluncurkan Film Terbarunya Drive Angry 3D (2011), meskipun studio ini masih baru dalam bisnis film, tapi sudah berhasil merilis film-film box office Seperti Twilight dan Step Up. Film produksi studio no 7, terbesar di hollywood ini, bercerita tentang Milton, seorang narapidana yang baru saja keluar dari neraka untuk menuntut ba[...]

  • No Strings Attached (2011)

    Meski mengenal dari kecil, Emma dan Adam rasanya tidak pernah ditakdirkan berjodoh satu sama lain. Namun pada satu kesempatan dimana keduanya mulai dewasa, Emma menjadi dokter magang di sebuah rumah sakit sedangkan Adam terlibat sebagai eksekutif program remaja di televisi, sebuah hubungan tanpa ikatan yang berdasarkan seks dijalani oleh[...]

Project Almanac (2014)

0

Ini adalah sebuah sci-fi time travel seru dan menyenangkan dengan semangat menyegarkan seperti mewakili lirik “We Are Young”-nya Fun. Begitu enerjik, begitu mewakili penonton di era kini. Sama sekali tidak buruk untuk ukuran film dari sutradara debutan.

Dibanding dengan filmnya sendiri nama seorang Michael Bay yang duduk manis sebagai salah satu sutradara dengan rumah produksi Plantinum Dunes-nya mungkin lebih berdengung nyaring di telinga para moviegoers dunia. Tetapi produser itu jelas berbeda dengan sutradara, jadi lebih baik kamu buang jauh-jauh jika Project Almanac bikinan sutradara debutan Dean Israelite ini akan menawarkan template khas Bay yang berisik itu.

Tanpa hingar-bingar ledakan dan parade slowmotion bukan berarti harus membuat Project Almanac kehilangan pesonanya. Lihat, ia punya persenjataan cukup kuat terutama ketika Israelite mencoba menyuguhkan sebuah petualangan fiski ilmiah berbalut perjalanan waktu dari naskah garapan duo Jason Harry Pagan dan Andrew Deutschman yang bisa dibilang cukup berhasil menwarkan sebuah kesegaran di sub-genre lawas ini termasuk di dalamnya pengunaan format faux found-footage alias mockumentary alias dokumenter palsu yang menghadirkan sebuah sensasi pengalaman menonton ‘live’ yang terkadang bisa memabukan.

Fokus ceritanya sendiri ada pada karakter David Raskin (Jonny Weston), remaja jenius calon penghuni baru MIT yang suatu hari ditengah kesulitannya membuat proyek sains baru mendapatkan ‘durian runtuh’ ketika tanpa sengaja menemukan kamera video lama milik ayahnya yang berujung dengan penemuan cetak biru dari rancangan sebuah mesin waktu. Bersama para sahabatnya, Quinn Goldberg (Sam Lerner), Adam (Allen Evangelista), pujaan hatinya; Jessie (Sofia Black D’Elia) dan adik perempuannya sekaligus kameramen, Christina (Virginia Gardner), David mencoba meneruskan kembali proyek ambisius sang ayah, tentu saja dengan segala konsekuensi besar yang nantinya harus mereka hadapi.

Kombinasi sci-fi mokumentari dengan suntikan penuh enerji dan adrenalin dari anak-anak muda gen-Y, susah untuk kemudian tidak menyandingkan pesonya dengan apa yang pernah dibuat Josh Tank di-Chronicle miliknya. Keduanya sama-sama menawarkan suguhan fiksi ilmiah dari sutradara debutan potensial yang casting-nya didominasi dengan jajaran aktor dan aktris muda. Project Almanac memang tidak menawarkan premis superhero seperti Chronicle, tetapi cerita-cerita tentang usaha manusia menjadi Tuhan ketika bermain-main dengan waktu juga bisa dibilang sama populernya dan jelas punya daya pikat yang susah untuk ditolak. Jujur, meskipun bersetting di era dunia digital saat ini, narasi yang ditawarkan Project Almanac sebenarnya sudah tergolong usang, tidak ada sesuatu yang benar=benar baru termasuk presentasi ala dokumenternya. Premisnya sudah pernah kita lihat di lusinan film-film bertema sama. Dalam kasus ini, ada sekelompok anak-anak muda pintar yang seperti kelebihan enerji. menemukan dan membuat sebuah mesin waktu yang kemudian dipakai bersenang-senang yang seperti seharusnya dilakukan para remaja, dari sekedar curang di ujian kimia, mengerjai teman yang kamu benci, menang besar di lotre sampai menghadiri even sebesar Chicago Lollapalooza.

Ya, plotnya memang generik, namun semua kesenangan time travel dengan balutan adrenalin muda plus pengunaan spesial efek tak berlebihan berhasil dituangkan dengan baik oleh Israelite. Kita bisa melihat bagaimana susana cair bersama kekuatan chemistry-nya berhasil dibangun dengan serius tapi santai sejak awal film. Saya suka bagaimana Israelite membiarkan interakasi antar karakternya mengalir dengan plot time travel-nya yang bisa dibilang sudah ‘dijinakan’ sedemikian rupa, seperti versi downgrade besar-besaran dari Primer, sesama kolega time travel-nya yang super njelimet itu. Jadi meskipun masih melibatkan segala teori-teori tentang perjalanan waktu dengan segala peraturan dan benturan efek paradoksnya, Project Almanac tidak pernah menjadikan dirinya sebuah film yang rumit, sebaliknya Israelite memberinya sedikit elemen persahabatan dan percintaan yang mampu bersanding manis dengan plot utamanya. Sayang dengan kualitas narasi yang terlalu ‘ringan’ menjurus ceroboh, berujung melahirkan banyak lubang-lubang menganga di sana-sini yang tidak langsung seperti sudah merendahkan intelegensia penontonnya ketika Israelite memilih untuk meninggalkan detil-detil penting, terutama ketika konflik utamanya datang, ya, tentu saja kemudian akan mengundang pertanyaan-pertanyaan. “megapa bisa begitu?”, “mengapa bisa begini”.

Rating OliphDhian
9.0/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
8.5/108.5/109.5/109.5/10YES



   Rating IMDB     :  6.3/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  30 January 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  BlurayRip (BAGUS)
   Bintang             :   Jonny Weston & Sofia Black-D'Elia
   Genre               :  Drama | Sci-Fi Thriller  |
   Size                  :  800MB MP4, 1.6GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-DVDRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-BlurayRip-800MB-720p-Mp4  : 
Download File
Torrent-BlurayRip-1.6GB-1080p-Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link BlurayRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
BlurayRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih

----------------------------------------------


The Lazarus Effect (2015)

0

Sekelompok peneliti bidang medis kesehatan melakukan suatu eksperimen dan mereka berhasil menemukan serum untuk membangkitkan yang sudah mati untuk menjadi hidup kembali. Serum tersebut mereka namai sebagai serum Lazarus. Itulah kira-kira premis yang ditawarkan oleh The Lazarus Effect, film low-budget horor fiksi ilmiah besutan sutradara David Gelb. Premis terdengar tidak buruk, menarik malah. Ditambah dengan jajaran cast yang mempunyai beberapa nama besar di dalamnya, sebut saja Olivia Wilde sebagai sang karakter utama dan Evan Peters sebagai pemeran pendukung. Tapi secara keseluruhan, The Lazarus Effect seperti menyia-nyiakan premis menarik yang dia punya dan talenta dari para pemainnya.

Dari awal film dimulai, dia mempunyai tempo yang cepat dan mengakibatkan kurangnya pendalaman karakter, bahkan untuk karakter utamanya sekalipun. Semuanya terasa terburu-buru untuk akhirnya sampai ke bagian konflik utama film, yaitu ketika Zoe McConnell (Olivia Wilde) meninggal karena kecelakaan ketika mereka melakukan eksperimen yang membuat tunangannya, Frank Walton (Mark Duplass) sangat shock dan terpukul sehingga mengambil keputusan cepat untuk segera menyuntikkan serum Lazarus ke Zoe agar dia hidup kembali yang mana sebenarnya itu sangatlah beresiko. Walaupun teman-temannya yaitu Clay (Evan Peters), Niko (Donald Glover) dan Eva (Sarah Bolger) telah memperingatkannya tentang bahaya serum itu yang dirasa belum sempurna untuk diaplikasikan ke manusia, Frank tetap yakin pada pendiriannya untuk membangkitkan Zoe dari kematian, dan hal itu berhasil. Tapi, Zoe yang kembali bukanlah Zoe yang sama. Di sinilah kengerian (medioker) dimulai. Dan dari titik ini lah Olivia Wilde mencuri perhatian.

Momen-momen yang dimaksudkan untuk menakuti dan memberikan efek ngeri ke penonton dirasa sangatlah kurang dan tidak ada suatu hal yang istimewa. Runutan adegan per adegan pun mudah ditebak dengan sentuhan intensitas ketegangan film horor yang lagi-lagi tidak terlalu superior. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, film ini sebenarnya mempunyai premis bagus dan menarik yang berbau tentang ilmu sains dan cerita mitologi keagamaan. Pun demikian dengan penampilan Olivia Wilde yang setidaknya menjadi alasan utama film ini masih mempunyai daya tariknya, karena performa Wilde di sini benar-benar meyakinkan dimana dia mengalami dinamisasi perubahan karakter menjadi sosok yang bengis dan mengancam. Meskipun Olivia Wilde tampil gemilang dan premis film yang ada sebegitu menariknya, tetap saja film ini terseok-seok dalam menampilkan kengerian yang hakiki karena lemahnya eksekusi dalam upaya menjabarkan narasi yang ada. Evan Peters pun terlihat seperti lelucon di sini karena perannnya yang seperti angin lalu saja.

Durasi film yang singkat, yaitu hanya 83 menit mungkin menjadi salah satu alasan film ini tidak mempunyai ruang yang luas dan lebih untuk bereksplorasi dalam mengembangkan premis yang ada untuk membuat film terasa lebih meyakinkan dan menakutkan. Dan hal itu menuntun kepada kesan yang akan muncul setelah anda menontonnya: Film dengan ide cerita brilian, tapi sayangnya mudah untuk dilupakan.

Rating OliphDhian
6.5/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
6.0/106.0/106.5/108.5/10YES




  Rating IMDB     :  5.2/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  06 May 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  HDRip (BAGUS)
   Bintang             :    Olivia Wilde & Mark Duplass
   Genre               :  Horror  | Thriller
   Size                  :  600MB MKV, 1GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-HDRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-HDRip-600MB-720P- Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link HDRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
HDRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih

----------------------------------------------


Hot Pursuit (2015)

0

Bercerita tentang seorang petugas polisi wanita (Reese Witherspoon) yang berada dalam situasi kurang tepat. Ia dalam pelarian bersama seorang tahanan wanita (Sofía Vergara).

Pelarian itu bukan tanpa alasan, seorang oknum polisi korup dan sekelompok pria bersenjata sedang mengejar mereka berdua.

Film Hot Pursuit (2015) menceritakan tentang seorang polisi wanita (Reese Witherspoon) yang berusaha melindungi seorang saksi (Sofia Vergara) dari ancaman mafia narkoba. Masalah datang saat dia tengah menjemput saksi. Mereka tiba-tiba diserang sejumlah pria bersenjata yang menyebabkan suami saksi tersebut tewas.

Dia kemudian harus berusaha untuk lolos dari kejaran para pembunuh tersebut dan menyelematkan nyawa keduanya. Selain itu, kesaksian wanita tersebut sangat berarti untuk membongkar jaringan narkoba di kota tersebut.

Rating OliphDhian
7.0/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
6.0/107.0/106.5/108.5/10YES



   Rating IMDB     :  4.7/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  08 May 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  TsRip (JELEK)
   Bintang             :   Reese Witherspoon & Sofía Vergara
   Genre               :  Action | Comedy
   Size                  :  1.67GB MKV, 1GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-TsRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-TsRip-1.5GB- Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link TsRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
TsRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
CamRip (Klik DisiniFIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih

----------------------------------------------


Mad Max: Fury Road (2015)

0

Setelah 3 dekade merilis trilogi fim action futuristik MAD MAX, George Miller kembali membangun dunia fantasinya yang liar dan dikemas secara modern. Dengan Tom Hardy yang diplot sebagai tokoh utama, MAD MAX: FURY ROAD pun hadir tahun ini.

Mengambil setting Bumi di masa depan, FURY ROAD menyorot pada kondisi dunia yang semakin gersang dan runtuhnya peradaban manusia oleh nuklir. Manusia yang tersisa pun hidup dengan pola pikir skeptis, apatis, hingga praktis yang membuat hilangnya rasa manusiawi di dalam diri mereka.

Belum cukup, perebutan antara kekuasaan dan sumber daya alam yang tersisa pun jadi intrik istimewa ketika dikemas dengan sosok Max yang berjuang mencari kebebasan di tengah ketidakwarasan manusia sekitarnya. Miller sendiri paham betul bagaimana cara untuk tidak melepas kesan mewah film MAD MAX.

Ya, kali ini ia tetap mempertahankan sajian laga dan aksi yang memukau dengan konsep dan alur cerita yang imajinatif dan di luar ekspektasi. Bahkan untuk mempertegas ide tersebut, aksi liar, ledakan, hingga kebut-kebutan di tengah hamparan padang pasir yang gersang dilakukan para aktor dan kru film selama prosesnya.

Untuk kalian  yang merasa haus dan kering dengan film-film action yang baru, MAD MAX: FURY ROAD layak kamu masukkan dalam list wajib nonton saat ini.



Rating OliphDhian
9.0/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
9.0/108.0/109.0/109.5/10YES



   Rating IMDB     :  9.0/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  15 May 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  TsRip (JELEK)
   Bintang             :   Tom Hardy & Charlize Theron
   Genre               :  Action | Adventure | Thriller
   Size                  :  1.67GB MKV, 1GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-TsRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-TsRip-1.5GB- Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link TsRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
TsRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
CamRip (Klik DisiniFIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih

----------------------------------------------


Tomorrowland (2015)

0

Dari wahana permainan populer miliknya, lagi-lagi Disney mencoba melebarkan dunianya lebih jauh bersama Tomorrowland yang dipenuhi konsep, pesan dan ide luar biasa tentang dunia dan manusia yang bahkan seorang Brad Bird pun seperti tidak mampu mengeksekusinya dengan maksimal. Tetapi di balik segala kekurangan dalam penceritaannya, Tomorrowladn masih mampu memberikan sebuah sajian drama fiksi ilmiah keluarga ala Disney yang hangat dan mengasyikan.

Lupakan Haunted Mansion yang mengecewakan itu, atau mungkin Tower Terror dan The Country Bears, jika ada wahana populer Disneyland yang layak dibanggakan ketika diterjemahkan ke layar lebar sejauh ini mungkin hanya franchise Pirates of The Carribbean yang seri-seri filmnya seperti akan terus bertambah di masa depan. Tapi hal itu mungkin saja berubah ketika Tomorrowland datang. Ya, sama seperti koleganya di atas, Tomorrowland adalah sebuah sajian petualangan fiksi ilmiah yang diadaptasi dari salah satu permainan populer dari taman bermain paling tersohor di dunia itu. Masalahnya, tidak pernah mudah membuat sebuah film dari sesuatu yang tidak memiliki cerita. Tetapi tenang, meskipun sumber aslinya hanya berbentuk wahana fisik, Tomorrowland Disney bisa dibilang punya konsep paling ambisius dibanding dibanding kedua koleganya itu, apalagi melihat nama-nama besar di balik layar macam sutradara Mission: Impossible – Ghost Protocol, Brad Bird yang juga turut menuliskan naskahnya bersama co-writer Damon Lindelof ( Prometheus, Star Trek Into Darkness )

“When I was a kid, the future was different” Ucap George Clooney berwujud Frank Walker di awal film ketika ia memberikan sedikit pengantar tentang apa yang sedang terjadi, sementara suara perempuan di belakangnya kerap kali menganggunya.  Adegan kemudian melompat ke 45 tahun ke belakang di mana Frank Walker kecil (Thomas Robinson) tengah bersemangat mendafatarkan jet pack dari penyedot debu buatannya untuk ikut kontes di ajang pameran teknologi dunia yang diselengarakan di Disneyland. Di sini, Frank bertemu dengan gadis kecil misterius beraksen Inggris, Athena (Raffey Cassidy) yang akan merubah hidupnya. Kembali ke masa kini, ada Casey (Britt Robertson) putri dari teknisi NASA di Texas yang tengah sibuk melakukan sabotase kepada alat-alat berat yang hendak menghancurkan mimpinya. Usahanya mungkin terasa sia-sia sampai ia mendapatkan sebuah pin berlogo huruf “T” ajaib di mana ketika disentuh mampu membawanya ke sebuah tempat asing di masa depan yang nantinya mempertemukannya dengan Frank Walker tua (George Clooney)

Usaha Brad Bird untuk tetap menjaga kesegaran premisnya patut diacungi jempol. Tidak peduli seberapa hebatnya trailer Tomorroland memukaumu bersama gambar-gambar futuristiknya yang luar biasa serta konsep teleportasi dan perjalanan waktu menakjubkan, ia tidak pernah benar-benar memberitahumu tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Plot misterinya dibangun dengan baik sejak narasi yang dibawakan Clooney membuka film. Ada penampakan jam digital berjalan mundur yang menjadi awal dari rentetan pertanyaan demi pertanyaan baru. Siapa Athena? Apa sebenarnya dunia yang dilihat Frank dan Casey? Dari ide sci-fi yang sederhana tentang perjalanan waktu dan teleportasi di permulaan seperti yang bisa kamu lihat di traliernya, perlahaan Tomorrowland menjadi terjal dan rumit ketika ia mulai menyenggol sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang menyinggung tentang nasib bumi dan manusia di masa depan serta sebuah konsep optimistik tentang penciptaan teknologi dan dunia utopia seperti filosfi Disney itu sendiri.

Tetapi desain fiksi ilmiah dengan high concept macam ini sepertinya bukanlah ‘makanan’ kesukaan Brad Bird yang bisa liat di deretan filmografinya macam The Incredibles dan Ghost Protocol lebih banyak menyajikan sesuatu yang to the point dengan kandungan aksi yang seru dan keren ketimbang bermain-main dengan filosofi besar dan njelimet macam ini. Hasilnya, narasi Tomorrowland terkesan preachy dalam menyampaikan pesan-pesannya, Brad Bird seperti tidak mampu mengolah ide besar yang dimilikinya menjadi sebuah penceritaan yang mulus meskipun sebenarnya ia sudah punya dasar cerita yang kuat dengan banyak potensi-potensi yang bagus. Terkadang ia begitu mudah dimengerti namun terkadang ia terasa susah dicerna, apalagi buat penonton muda yang tidak memahami konsepnya.

Beruntung garapan teknisnya yang luar biasa memanjakan mata mampu sedikit banyak menambal kekurangan di penceritaannya yang setengah matang itu. Bird memang dikenal piawai menghadirkan sekuens aksi yang memukau, tidak terkecuali di sini. Didukung dengan CGI mahal, Bird bersama timnya berhasil menciptakan Tomorrowland dunianya sendiri, jauh lebih besar dari wahana permaiannya sendiri. Pace-nya yang sedikit tidak konsisten mungkin membuat beberapa bagiannya terkesan terseok-seok dan membosankan, meskipun secara keseluruhan tidak sampai menganggu keasikan menonton. Desain berkonsep futurstik dengan kombinasi gaya retro menghadirkan kesan mewah sekaligus unik. Robot pembunuh besar, parade sinar-sinar laser mematikan dan teleportasi waktu yang keren memeriahkan setiap momen aksinya yang mendebarkan. Belum lagi saya menyebut penampilan menawan dari Britt Robertson yang enerjik dan Raffey Cassidy yang memesona sebagai Athena yang misterius, keduanya sedikit banyak sudah mampu menolong performa kedodoran Clooney.

Rating OliphDhian
9.0/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
8.5/108.0/109.0/109.5/10YES



   Rating IMDB     :  8.1/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  22 May 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  TsRip (JELEK)
   Bintang             :   George Clooney & Britt Robertson
   Genre               :  Action | Adventure | Mystery | Sci-Fi
   Size                  :  1.67GB MKV, 1GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-TsRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-TsRip-1.5GB- Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link TsRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
TsRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
CamRip (Klik DisiniFIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih



Ex Machina (2015)

0

TIDAK ADA YANG LEBIH  MANUSIAWI, DARI KEINGINAN UNTUK BERTAHAN HIDUP. Ya itulah kira-kira kesan yang ingin disampaikan oleh Ex Machina.

Caleb, Seorang coder berusia 24 tahun di salah satu perusahan terbesar, Dia memenangkan kompetisi untuk menghabiskan seminggu di sebuah tempat pribadi milik Nathan, CEO  perusahaan. Tapi ketika Caleb tiba di lokasi terpencil ia menemukan bahwa ia harus berpartisipasi dalam percobaan aneh dan menarik, di mana ia harus berinteraksi dengan kecerdasan buatan pertama di dunia, yaitu seorang  robot. 

Rating OliphDhian
9.0/10
 Rating Cerita  Rating Akting Rating EndingRating Hiburan Recommendation 
9.5/108.5/109.5/108.0/10YES



   Rating IMDB     :  8.1/10  (Detail IMDB)
   Tangfal Rilis    :  24 April 2015 (Indonesia)
   Jualitas Video  :  BlurayRip (BAGUS)
   Bintang             :   Alicia Vikander & Oscar Isaac
   Genre               :  Drama | Sci-Fi
   Size                  :  700MB MKV, 1GB Mp4 
   Subtitles          :   Subtitle Indonesia
                             Subtitle English Subtitle English
 
    
Indowebster-DVDRip-1GB-MKV : 
Download File
Torrent-BlurayRip-800MB-720p-Mp4  : 
Download File
Torrent-BlurayRip-1.6GB-1080p-Mp4  : 
Download File
Mediafire Alternatif Link BlurayRip
----------------------------------------------    
Jika Linknya Rusak 
atau bingung cara downloadnya 
informasikan Disini (Klik Disini)
 ----------------------------------------------
Subtitle Indonesia :    
BlurayRip (Klik Disini) FIX (BAGUS)
----------------------------------------------
NOTE:
Terima Kasih

----------------------------------------------




 

Download Film Subtitle (Indonesia) Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha